Showing posts with label KISAH. Show all posts
Showing posts with label KISAH. Show all posts
Saturday, April 21, 2012
"SEORANG IBU SEDANG SHOLAT, DI TENDANG ANAK,DAN ANAK ITU BERUBAH MENJADI ANJING".
Wednesday, March 16, 2011
Kisah Dua Tukang Sol
Mang Udin, begitulah dia dipanggil, seorang penjual jasa perbaikan sepatu yang sering disebut tukang sol. Pagi buta sudah melangkahkan kakinya meninggalkan anak dan istrinya yang berharap, nanti sore hari mang Udin membawa uang untuk membeli nasi dan sedikit lauk pauk. Mang Udin terus menyusuri jalan sambil berteriak menawarkan jasanya. Sampai tengah hari, baru satu orang yang menggunakan jasanya. Itu pun hanya perbaikan kecil.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.
Perut mulai keroncongan. Hanya air teh bekal dari rumah yang mengganjal perutnya. Mau beli makan, uangnya tidak cukup. Hanya berharap dapat order besar sehingga bisa membawa uang ke rumah. Perutnya sendiri tidak dia hiraukan.
Monday, December 6, 2010
DUA LEMBAR UANG SERATUS RIBUAN
LELAKI itu membangun rumah entah untuk siapa. Kalau untuk anak-anaknya kelak, kenapa ia tak sempat menulis sepucuk surat wasiat? Sebelum kematian tiba, dia hanya meninggalkan dua lembar uang seratus ribu rupiah di almari tua, yang penuh debu dan dendam.
Uang itu, secara kebetulan, aku temukan seminggu selepas dia dikebumikan. Aku bergetar, nyaris pingsan dan sampai kini masih terus dihantui pertanyaan; apa salah dan dosaku sampai uang itu tidak sempat ia sentuh untuk membeli obat di saat kematian mau menjemput?
Wednesday, November 24, 2010
Setinggi Mimpi si Merapi Kecil
Hari jum’at tanggal 5 November 2010 jam 20.30, sebuah tugas mulia memanggil nurani manusiawiku dan mempertemukanku dengan rombongan relawan lainnya untuk berangkat menuju posko pengungsian yang ada di Jogjakarta . Dengan semangat 45 yang menggebu-gebu untuk menjadi relawan kemanusiaan yang mempertaruhkan harta, tenaga, pikiran bahkan nyawa sekali pun kami lakukan dengan suka rela dan hanya mengharap keridhoan Allah
Friday, November 12, 2010
Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Al-Qur'an
Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala : Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah saw. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.
Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat
Monday, November 8, 2010
SEPOTONG ROTI PENEBUS DOSA
Abu Burdah bin Musa Al-Asy'ari meriwayatkan, bahwa ketika menjelang wafatnya Abu Musa pernah berkata kepada puteranya: "Wahai anakku, ingatlah kamu akan cerita tentang seseorang yang mempunyai sepotong roti."
Dahulu kala di sebuah tempat ibadah ada seorang lelaki yang sangat tekun beribadah kepada Allah. Ibadah yang dilakukannya itu selama lebih kurang tujuh puluh tahun. Tempat ibadahnya tidak pernah ditinggalkannya, kecuali pada hari-hari yang telah dia tentukan. Akan tetapi pada suatu hari, dia digoda oleh seorang wanita sehingga diapun tergoda dalam bujuk rayunya dan bergelimang di dalam dosa selama tujuh hari sebagaimana perkara yang dilakukan oleh pasangan suami-isteri. Setelah ia sadar, maka ia lalu bertaubat, sedangkan tempat
Sunday, November 7, 2010
Kisah Qarun
Qarun adalah kaum Nabi Musa, berkebangsaan Israel, dan bukan berasal dari suku Qibthi (Gypsy, bangsa Mesir). Allah mengutus Musa kepadanya seperti diutusnya Musa kepada Fir'aun dan Haman. Allah telah mengaruniai Qarun harta yang sangat banyak dan perbendaharaan yang melimpah ruah yang banyak memenuhi lemari simpanan. Perbendaharaan harta dan lemari-lemari ini sangat berat untuk diangkat karena beratnya isi kekayaan Qarun. Walaupun diangkat oleh beberapa orang lelaki kuat dan kekar pun, mereka masih kewalahan.
Monday, November 1, 2010
JERITAN ANAK
Setiap anak menginginkan sewaktu dilahirkan agar bisa tumbuh jadi anak sehat, cerdas, berbudi pekerti yang baik, pergaulan yang baik.
Tapi beda dengan kami , pagi hari kami harus bangun pagi memakai pakain yang hanya satu dan sudah kumal, perut kami lapar, kami pergi di pagi ini untuk bekerja, setiap hari berjalan kaki meyusuri Lorong gelap, kotor dan bau tak sangup ku
Tapi beda dengan kami , pagi hari kami harus bangun pagi memakai pakain yang hanya satu dan sudah kumal, perut kami lapar, kami pergi di pagi ini untuk bekerja, setiap hari berjalan kaki meyusuri Lorong gelap, kotor dan bau tak sangup ku
Subscribe to:
Posts (Atom)






